Fakta tentang Penyebab Utama Tumbuhya Jerawat

Fakta tentang Penyebab Utama Tumbuhya Jerawat! Jerawat merupakan masalah yang sangat rentan terjadi di wajah manusia. Sering kali ini terjadi pada remaja. Hingga kadang jerawat ini dianggap malapetaka. Berikut ini penyebabnya:

Tumbuhya Jerawat

Tumbuhya Jerawat

Hormon

Ada banyak informasi terkini mengenai kesehatan kulit, termasuk jerawat. Jerawat umum, yang dikenal secara medis sebagai Jerawat Vulgaris. Umumnya tumbuhnya jerawat ini disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh, dan onsetnya biasanya dapat ditemukan pada masa remaja ketika pubertas membesarkan kepalanya.

Jerawat secara langsung dikaitkan dengan kenaikan kadar hormon androgen. Produksi hormon-hormon ini meningkat ketika seorang anak mulai pubertas, dan itulah sebabnya banyak jerawat yang lazim pada remaja. Ketika kadar androgen meningkat, kelenjar minyak yang berada langsung di bawah kulit membesar dan menghasilkan peningkatan kadar minyak, juga dikenal sebagai sebum.

Ketika pori-pori dipenuhi dengan sebum yang berlebihan, itu dapat menyebabkan dinding sel-sel kulit di sekitarnya pecah dan menciptakan tempat berkembang biak P. acnesbakteri. Ketika sebum berusaha mendorong keluar dari pori-pori, sebum dapat menempel pada bakteri yang menular ini dan sel-sel kulit mati, menyebabkan penyumbatan yang memulai pembentukan jerawat.

Peran Genetika

Genetika juga dapat memiliki efek pada jerawat, dan mungkin menjadi alasan beberapa orang rawan jerawat sedangkan yang lain tidak. Salah satu penelitian yang dikutip paling atas mengamati 458 pasangan kembar identik dan 1099 pasangan kembar fraternal untuk mempelajari prevalensi jerawat.

Mereka menemukan bahwa gen menjelaskan 81 persen perbedaan prevalensi jerawat yang signifikan, sedangkan 19 persen lainnya dijelaskan oleh faktor lingkungan yang tidak dibagi.

Apa Penyebab Utama Tumbuhnya Jerawat?

Namun studi lain melihat perbedaan tingkat jerawat pada kerabat tingkat pertama antara pasien dan kontrol. Penelitian ini menggunakan 204 pasien jerawat, dan 144 kontrol non-jerawat. Studi mereka menentukan bahwa memiliki kerabat tingkat pertama yang menderita jerawat meningkatkan risiko terkena jerawat sebanyak empat kali.

Gen berperan dalam beberapa cara: pertama, mereka berkontribusi pada sensitivitas kulit. Kulit berjerawat lebih rentan terhadap produksi minyak, dan cenderung menumpahkan dan meregenerasi sel-sel kulit lebih cepat. Mereka yang rentan terhadap jerawat juga menunjukkan respons peradangan yang kuat terhadap iritasi kulit dan bakteri dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki masalah dengan jerawat.

Kadang-kadang sepertinya jerawat tumbuh semalaman, tetapi proses pembentukan jerawat sedikit lebih kompleks. Jadi apa saja penyebab jerawat yang paling umum? Berbagai faktor dapat menyebabkan jerawat. Jerawat dapat berkembang pada siapa saja pada usia berapa pun, tetapi cenderung paling umum di kalangan remaja. Mengapa remaja mendapat beban dari berjerawat? Fluktuasi hormon.

Ketika kadar hormon meningkat, kelenjar sebaceous yang ditemukan dalam folikel rambut kulit menghasilkan sebum berlebih. Sebum adalah zat lilin yang diproduksi tubuh untuk menjaga kulit tetap lembut dan lembab. Namun, ketika perubahan hormon menyebabkan peningkatan produksi sebum, pori-pori dapat menjadi tersumbat.

Baca juga: Manfaat Bawang Putih yang Menakjubkan bagi Kesehatan!

Zat lengket ini dapat mengumpulkan sel-sel kulit mati, puing-puing, dan bakteri, membentuk sumbat di folikel. Komedo, komedo, jerawat, dan pustula semuanya dimulai dengan cara yang sama. Mencegah jerawat berarti menemukan alasan Anda keluar dan melakukan semua yang Anda bisa untuk memerangi faktor-faktor ini.

Tidak ada jawaban tunggal untuk pertanyaan lamacara menghilangkan jerawat. Genetika juga dapat berperan dalam frekuensi dan tingkat keparahan jerawat Anda, bersama dengan kebiasaan harian tertentu. Dari pembersihan rutin hingga pilihan makanan, menggunakan produk yang salah hingga merokok, ada banyak faktor di balik tumbuhnya jerawat dan noda jerawat lainnya.